<oembed><type>rich</type><version>1.0</version><title>yoiyok wrote</title><author_name>yoiyok (npub1yk…s36tf)</author_name><author_url>https://nostr.now/npub1yk2hjrm988tj2ualma7haat7z0unujtd2ktfv35amxdnf5pg77gq6s36tf</author_url><provider_name>njump</provider_name><provider_url>https://nostr.now</provider_url><html>Dari jawaban yang saya quote ini, saya jadi tahu ternyata ada istilah : Jalur Belakang (Out-of-Band) bagi miner (penambang)&#xA;&#xA;Dalam keadaan normal, transaksi dikirim ke jaringan publik, masuk ke mempool semua orang, dan penambang mengambilnya dari sana.&#xA;&#xA;Tapi ternyata bisa saja pakai jalur belakang:&#xA;Caranya pengguna (misal: pembuat Ordinals/Inscriptions) menghubungi perusahaan penambang besar (seperti Marathon atau Foundry) secara langsung.&#xA;&#xA;Mereka membayar biaya transaksi lewat transfer bank, kartu kredit, atau cara lain di luar sistem Bitcoin.&#xA;&#xA;Penambang besar memasukkan transaksi tersebut langsung ke blok yang mereka temukan, meskipun transaksi itu &#34;dilarang&#34; atau difilter oleh node publik (seperti aturan BIP 110).&#xA;&#xA;Dan ini merugikan penambang kecil yang hanya menggunakan jaringan publik yang sudah difilter (BIP 110) , dan filter BIP 110 jadi tidak efektif, toh penambang terutama penambang besar yang terkenal bisa dihubungi dan bisa memproses blok tsb.&#xA;nostr:nevent1qqs8uqr0qclmue4nusuvd5s48045zgtrfe0ff228kadj9fu9e40ee6qrj8p3g</html></oembed>