Join Nostr
2025-12-28 08:12:22 UTC
in reply to

Bandar Baru on Nostr: nprofile1q…ls6ee nah ini om, kalau aku lihat-lihat dari berbagai kasus serupa, ...

nah ini om, kalau aku lihat-lihat dari berbagai kasus serupa, seringkali ini terjadi ketika adanya penolakan cinta atau putus hubungan, salah satu pihak terganggu mentalnya dan sikapnya berubah yang awalnya sayang sama dia jadi melawan/menjatuhkan orang yang ia dulu sayangi.

kasus ini outcomes masih 'mendingan', karena pelaku duluan dibekuk. tidak sedikit kasus serupa seperti ini berakhir kalau bukan revenge porn, yaa saling menumpahkan darah (entah itu salah satunya membunuh dan/atau bunuh diri).

menurutku yaa, kata kunci di sini adalah: mentalnya keganggu. keganggu setelah harus menerima kenyataan pahit dalam suatu hubungan. rasa kecewa, sedih, marah, kesal, semua bercampur aduk. ketika kejadian kenyataan pahit ini, sayangnya mereka kekurangan/tidak punya mental support system yang memadai agar mental yang keganggu ini tuh tidak sampai benar-benar ke titik yang beneran depresi dan berbuat yang tidak-tidak.

nah kalau om bilang "dia tidak bisa menjaga dirinya sendiri, agar lebih susah untuk diidentifikasi", nah dia ini sepertinya sudah sampai di titik yang beneran depresi, dan seperti yang disebutkan di artikel, dia melakukan ini tujuannya untuk "membuat reputasi mantan pacarnya itu hancur". jadi menurut saya, sepertinya dia sudah desperate untuk mencapai tujuan ini, tanpa memerhatikan faktor-faktor lain yang membuat aksinya tidak teridentifikasi.